Indonesia Aman dari Pembajakan Hp Melalui SIM Card?

Indonesia Aman dari Pembajakan Hp Melalui SIM Card?

Tubuh Peraturan Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sudah lakukan pengaturan dengan beberapa operator seluler berkaitan terdapatnya kekuatan hp dibajak oleh hacker melalui sela keamanan SIM card atau yang disebutkan Simjacker. Apa hasilnya?

Dikatakan Komisioner BRTI I Ketut Prihadi Kresna, Simjacker itu lakukan eksploitasi serangan dengan memakai binary SMS. Cuma yang memakai feature dari S@T Browser yang vulnerable.

“Keseluruhannya, operator seluler di Indonesia tidak memakai feature dari S@T Browser, hingga aman. Buat yang masih memakai feature S@T Browser, info yang kami terima telah dikerjakan blokir pada binary SMS,” sambungnya.

Dikabarkan awalnya, kerentanan SIM Card ini diketemukan oleh perusahaan keamanan AdaptiveMobile Security. Mengenai sela itu disebutkan dengan Simjacker yang sangat mungkin hacker bisa memata-matai piranti korban.

Baca juga : Perjuangan Pria Diet 20 Kg dalam 4 Bulan Jelang Pernikahan

Simjacker ini memberikan pintu buat hacker untuk menyerang dengan perorangan calon korbannya dengan mengirim SMS. SMS yang disebut bukan yang biasa kita gunakan, tetapi berisi kode-kode spesial untuk mengatur hp pemakai.

SMS itu manfaatkan sela S@T Browser yang ada di SIM Card. Mengenai S@T Browser bukan feature umum, tapi feature yang cuma didapati oleh operator seluler yang berperan jalankan perintah, seperti tampilkan pop up, memutar suara, jalankan browser, serta yang lain.

AdaptiveMobile Security menerangkan jika sela keamanan SIM QQ188 Card itu punya potensi menjangkit lebih dari 1 miliar SIM Card yang menyebar di 30 negara, seperti di Amerika, Afrika Barat, Eropa, Timur Tengah, negara yang konsumennya menggunakan SIM Card.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *